How to Selling

shares |

Step to Selling

langkah menjual produk

WihWow -  Cara mudah menjual produk di Dunia Marketing memang tidak semua orang menyukainya. Apalagi jika kita menyebut 'Sales', rasanya sudah negatif di pikiran masyarakat. Padahal jika kita amati lagi hampir semua pekerjaan adalah Sales. Contoh : Dokter menjual obat-obatan, Artis menjual jasa hiburan,  Dosen menjual ilmu, dsb.

Sales atau Marketing juga bermacam-macam bidangnya, misalnya Marketing Mobil, Marketing Gadget/Hp, Marketing Asuransi, Marketing Voucher, Marketing obat, dan masih banyak lagi lainnya.

Ilmu dasar dari seorang Marketing yaitu menjual. Jika Anda bekerja sebagai marketing di bidang apa pun, Anda harus tau atau menguasai cara menjual produk. Disini Kita akan belajar cara menjual seorang Marketing Profesional yang bisa Anda terapkan di pekerjaan Anda. 

Cara menjual produk yang akan kita jabarkan ini bisa Anda dapatkan pastinya secara gratis karena tidak perlu membeli buku. hehe
Kita sebut ini sebagai Step to Selling / Langkah Menjual
Untuk menjual sebuah produk tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bahkan untuk membalik telapak tangan saja Kita masih butuh waktu 0 sekian detik. Apalagi untuk menawarkan dan menjual sebuah produk.

Kenapa menjual harus menggunakan step ini ?
Contoh jika kita mau ambil uang di ATM, pasti ada step by step nya. Masukin kartu ATM dulu, ketik pin, pilih bahasa, masukan nominal pengambilan, dan terakhir ambil uang yg keluar dari ATM.
Sama ketika kita menjual juga harus ada step by step nya. Tujuannya adalah agar customer lebih mudah paham dengan apa yang akan kita sampaikan.

Sekarang kita ulas step by step nya untuk cara menjual sebuah produk.
1. SMS : Senyum, Melihat, Semangat
Awal sebelum menjual produk, kita pasti harus bertemu dengan customer. Nah hal yang wajib kita lakukan saat pertama bertemu customer adalah tiga hal tersebut.
Senyum : Berikan kesan pertama yang terbaik untuk calon customer / calon pembeli. Ingat 1 hal "Tidak ada kesempatan kedua untuk kesan pertama". Jadi jika kesan pertama sudah kurang bagus, untuk kedepannya juga pasti kurang bagus.
Melihat : Pernah curhat dengan teman ?, bagaimana perasaan Anda ketika curhat namun tidak diperhatikan / mata lawan bicara tidak melihat kita. Pasti kecewa dan merasa tidak dihargai. Sama ketika kita akan menjual atau menawarkan produk, dengan melihat mata customer maka kita akan lebih terlihat percaya diri dan customer pun lebih merasa dihargai.
Semangat : Percaya atau tidak sebenarnya pikiran manusia bisa terhubung. Contoh sederhana ada yang menguap, tidak lama kita biasanya ikut menguap. Contoh lagi ada teman kamu bernyanyi, beberapa setelah itu tidak sadar kita menyanyikan lagu yang sama. Semua pasti pernah mengalami hal seperti itu, entah sadar atau tidak. Untuk itu ketika kita berbicara dengan customer kita wajib semangat, tujuannya agar lawan bicara atau customer juga ikut semangat mendengarkan kita.

2. BB : Basa Basi
Ketika kita sudah sukses dengan step pertama, berikutnya adalah basa basi. Maksudnya kita jangan langsung menawarkan produk atau jasa kita. Namun kita harus membicarakan hal yang lain dulu agar tidak terlalu mencolok maksud utama Anda adalah menjual / menawarkan produk.
Contoh :
A : Loh Mas nya asli mana ?
B : Jakarta Mas
A : Sama dong saya asli Surabaya Mas
Akhirnya suasana pun cair dan lebib akrab

3. Presentasi
Setelah suasana sudah akrab jangan terlalu lama lagi  Segera mulai presentasi Anda dengan menawarkan produk atau jasa.
Bisa dimulai dengan bertanya terlebih dahulu. Setelah itu jelaskan keunggulan produk Anda, jika perlu bandingkan dengan produk pesaing Anda.
Yakinkan customer dengan mimik wajah dan nada bicara yang menunjukkan bahwa Anda percaya diri dan percaya dengan produk yang Anda sampaikan. Berikan juga alasan masuk akal kenapa custoner harus beli dan jelaskan keuntungan yang dia dapat.

4. Closing atau Penutupan
Kerika presentasi biasanya yang dilupakan seorang sales atau marketing adalah closing. Kebanyakan marketing menunggu customer yang memutuskan jadi beli atau gak tanpa ada usaha closing yang tepat. Jika ketika presentasi customer sudah ada tanda-tanda tertarik, saat itu lah disebut waktu closing yang tepat.
Contoh : Jadi ya pak ambil barangnya, mau yanh warna apa ? 1 atau 2 pak ?

Demikian step by step cara menjual yang bisa diterapkan di bidang Marketing apa pun. Dengan menggunakan Step to Selling akan mampu meningkatkan penjualan serta prestasi Anda sebagai seorang Marketing. berguna juga untuk Anda yang baru masuk di dunia Marketing.


Tambahan : Jaga relasi dengan customer Anda.
Jika ada pertanyaan silahkan tanyakan pada kolom komentar!!

Related Posts

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.